Tinggalkan komentar

Alat Terapi Fisik buatan Gondo seri ke – 8 (ATFG-8)

Reformasi Total Bidang Kesehatan

Kelihatannya mustahil, tetapi ini benar-benar kisah nyata yang dapat dibuktikan sendiri. ATFG-8 (Alat Terapi Fisik buatan Gondo seri ke-8) yang diciptakan pada tahun 1994 merupakan satu-satunya alat kesehatan hasil karya Bapak Sugondo yang mengandung unsur fisioterapi, refleksi, accupreseure dan pijat tradisional. Dengan gempuran empat unsur inilah, dengan cara hangat, tekan, gelinding, gitek dan tusuk, mulai dari ujung kaki sampai kepala mampu menyembuhkan hampir semua jenis penyakit dalam waktu sangat cepat.
Di bawah bimbingan SP3T dengan dana dari WHO, ATFG-8 telah diskusikan yang dihadiri oleh semua bagian RS Hasan Sadikin, Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Maranatha, Unjani, Farmasi ITB, Kanwil Dep.Kesehatan Jawa Barat dan pengurus Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (SP3T) mendapat tanggapan sangat memuaskan.
Secara fisiologi ATFG-8 adalah terapi darah dan sepuluh jaringan tubuh (pembuluh darah, otot, syaraf, kelenjar endokrin, kelenjar getah bening, jaringan ikat, jaringan lemak, jaringan organ dalam, kerangka tubuh dan jaringan otak) yang tidak memerlukan obat ataupun jamu, tanpa dioperasi, tanpa suntikan dan bukan mejik. Cukup dibantu minum air putih hangat, mandi dan makan pepaya mengkal selama masa terapi, terbukti mampu cepat, seperti susah tidur, migran, vertigo, epilepsi, telinga mendengung, sinusitis, darah tinggi/rendah, stroke, sariawan, efek samping terapi radiasi, asma, denyut jantung tidak teratur (coroner), maag, diabetes, urat syaraf terjepit, impoten, tumor kandungan (kista), pendarahan, keputihan, lambat keturunan, kesemutan, pengapuran, penyempitan pembuluh darah, rematik/encok, asam urat, kolesterol, trigliserida, talasemia, leukimia, wasir, dll. Terapi ini juga sangat baik bagi masa pertumbuhan anak, menambah kecerdasan dan meningkatkan prestasi olahraga.
Saat ini dengan cabang ATFG-8 yang tersebar di Indonesia setiap bulan ribuan pasien ikut merasakan manfaatnya. Terapi ini telah disiarkan melalui berbagai media massa seperti surat kabar, tabloid, majalah maupun media elektronik baik milik pemerintah maupun swasta, seperti TVRI, ANTV, TPI, RCTI, Trans TV dan Trans 7. * (advt).

Klinik AFTG-8 Pusat
Jl.Purwakarta No.167 Antapati,Bandung – 40291
Telp.(022) 7233059
Homepage : http://www.therapy-aftg8.com/, e-mail : aftg@bdg.centrin.net.id
STPT No.445/2675-Dinkes-24.STPT-Batra/V/05
Paten No. : ID 0 000 703 S

Klinik ATFG-8, Daerah Jabar, Banten dan DKI
Bandung/pusat (022) 7233059,Cimahi (022) 91175844, Subang (0260) 415426, Sumedang (0261) 204389, Majalengka (0233) 284344, Cirebon (0232) 616010, Sukabumi (0266) 7050145, Cianjur (0263) 268600, Purwakarta (0264) 208317, Karawang (0267) 403348, Cilegon (0254) 375758, Bogor (0251) 322068, Duren Sawit (021) 8651509, TMII/Jak Tim (021) 87781876, Meruya/Jak Bar (021) 5844732, Matraman/Jak Pus (021) 3154726, Sunter/JakUt (021) 68567914, Pondok Labu/JakSel (021) 7690040, Tangerang (021) 55746901, Bekasi (021) 88952367, Depok (021) 7700382, Cileungsi (021) 8249371, Serpong/BSD (021) 53160562, Tambun (021) 99884285

Tinggalkan komentar

The Cutes Babies

Tinggalkan komentar

Hati seorang Ayah

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya, “Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : “Aku tidak mengerti.” Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.” Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :”Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”

Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar-benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.” Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa
penasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. “

“Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. “

“Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. “

“Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.”

“Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. ”

“Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara.”

“Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. “

“Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat.”

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya.” AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH.”

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah…

With Love to All Father ” JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI AYAHNYA & Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah “.

Note:
Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya….
Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah yang terbaik Buat keluarga kita….

TERBERKATI DENGAN ARTIKEL DI ATAS? AYO DONG BAGIKAN KE TEMAN-TEMAN YANG LAIN BIAR JADI BERKAT. KALO KAMU PUNYA FACEBOOK / TWITER/ EMAIL KLIK PILIHAN DI BAWAH INI.
Tinggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!